kajian pustaka trikoderma

 

IDENTITAS  PENULIS


 Sudirman,SST, lahir di Desa Tarub Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal pada tanggal 9 Mei 1964 Anak ke-lima dari lima bersaudara dari pasangan Sutarjo (Almarhum) dan Tamen (Almarhum). Pendidikan yang pernah di tempuh adalah SD Negeri Tarub lulus pada Tahun 1979, SMP Negeri Tarub lulus pada Tahun 1983, SUPMNegeri Tagal lulus pada Tahun 1986, dan pada Tahun 1995 lulus STPP Magelang Jurusan Penyuluh Pertanian

Pada Tahun 1986  Kami di angkat sebagai penyuluh Honor di tempatkan di Profinsi Nusa Tenggara Timur, dan Pada Tahun 1989  kami diangkat sebagai CPNS  dan ditugaskan sebagai Penyuluh Pertanian yang ditempatkan  di Kabupaten Manggarai ,Sedangkan  mulai tahun 2000 kami di pindahkan dari  Penyuluh Pertanian  Kab.Manggarai Profinsi NTT  di pindahkan  sebagai Penyuluh Pertanian  Kabupaten Tegal Profinsi Jawa Tengah sampai saat ini kami ditugaskan  di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan  Kab.Tegal  Profinsi Jawa Tengah  sebagai Penyuluh Prtanian  merangkaf di Kelompok Jabatan Fungsional dengan Jabatan Penyuluh Pertanian Muda  dengan Pangkat  IV/b

Pada tahun 1989 penulis menikah dengan Ibu Muminah dan telah dikaruniai tiga orang anak yaitu Bayu Sugara,Hadijah Ayu Rukmana dan Ayu Zikro.  Dari tiga orang anak yang masih kuliah tinggal satu orang


 KATA PENGANTAR

 Syukur lhamdulilah atas kehadirat Allah Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan  Penulisan Karya ilmiah yang berjudul Kajian Pustaka Tentang Pemanfaatan Trichoderma Spp  Sebagai Jamur Antagonis Ramah Lingkungan Untuk Pengendalian Penyakit Bulai  Pada Tanaman Jagung (Zea Mays).

 Melalui kesempatan ini kami mengucapkan banyak terima kasih kepada:

1.        Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Tegal

2.        Kepala UPTD Tan & KP Kecamatan Tarub

3.        Rekan sejawat Penyuluh Pertanian Kecamatan Tarub

4.        Para Pengurus  Kelompok Tani dan anggotanya.

5.        Dan pihak lain yang tidak sempat kami sebutkan

 Mudah mudahan kajian pustaka ini dapat memberikan manfaat tentang pengetahuan penyakit bulai pada tanaman jagung, dan tentang Trichoderma spp dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan penyakit bulai yang ramah lingkungan.

 

Tarub,     Oktober 2018

ttd

                                                                 Penyusun

 

Selengkapnya...

potensi padi organik

KATA PENGANTAR

 

Atas berkat  Allah Yang Maha Esa dan limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami   dapat menyelesaikan  Penulisan Karya ilmiah yang berjudul Kajian Pustaka Tentang Potensi Pengembangan Padi (Oryza Sativa L.)Organik Di Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal

Selengkapnya...

upaya peningkatan

Upaya Peningkatan Produktivitas Padi Dengan

Pengaturan Jarak Tanam Pada Sistem  Tanam Jajar Legowo

 

Oleh:

Rokhlani

Penyuluh Pertanian Madya

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tegal

 

 

Pendahuluan

Teknologi produksi padi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan produksi diantaranya adalah tanam dengan jajar legowo. Istilah legowo di ambil dari bahasa jawa, yaitu berasal dari kata”lego” berarti luas dan ”dowo berarti memanjang. Sistem tanam jajar legowo merupakan sistem tanam yang memperhatikan larikan tanaman, tanam berselang seling antara 2 atau lebih baris tanaman padi dan satu baris kosong.

Selengkapnya...

pestisida biokimia

Pestisida Biokimia (Biochemical Pesticides):

Pilihan Tepat Pengendali OPT Ramah Lingkungan

 

Oleh:

Rokhlani

Penyuluh Pertanian Madya

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Tegal

 

 

Pendahuluan

 

Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) merupakan salah satu faktor pembatas penting dalam upaya peningkatan produksi tanaman. Kehilangan hasil tanaman akibat serangan OPT di pertanaman diperkirakan mencapai 25-100% dari potensi hasil (Setiawati et al., 2008). Lebih lanjut dikatakan bahwa di samping sangat menurunkan kuantitas produksi, serangan OPT juga dapat menurunkan kualitas dan harga produk, serta daya saing produk di pasar. Secara ekonomis kerugian tersebut mencapai miliaran rupiah setiap tahun.

Selengkapnya...

respon tanaman

RESPON TANAMAN TERHADAP CEKAMAN ABIOTIK

PENCEMARAN TANAH (HEAVY METALS)

 Oleh:

Rokhlani

Penyuluh Pertanian Madya

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Tegal

 

 

Pendahuluan

Fenomena penurunan produktivitas lahan saat ini semakin banyak dirasakan oleh petani. Sifat fisik, kimia, dan biologi tanah secara kualitatif mulai dapat dideteksi oleh petani. Menurunnya kulitas tanah disebabkan oleh banyak faktor. Salah satu diantaranya adalah adanya pencemaran tanah. Pencemaran tanah terjadi karena adanya penumpukan senyawa beracun seperti, bahan kimia, garam, bahan radioaktif, atau bahan lain yang memiliki efek buruk terhadap pertumbuhan tanaman dan hewan (Okrent, 1999). Tanah pertanian mengalami pencemaran dari berbagai sumber. Pelapukan batuan merupakan sumber alami menumpuknya logam berat pada tanah. Proses ini tergantung pada sifat batuan dan kondisi lingkungan yang akan berpengaruh terhadap konsentrasi logam pada tanah (Abdu et al., 2011). Secara umum, tanah di lokasi industri memiliki kelompok kontaminan logam berat yang berbeda-beda, tergantung pada masing-masing industri, bahan baku dan produknya (Alloway, 1999). Selain itu, pada tanah pertanian yang terkontaminasi akan mengakibatkan kelainan fungsional, menyebabkan pertumbuhan tanaman terganggu bahkan dapat mengancam kesehatan manusia melalui kontaminasi rantai makanan (Shidu,  2016).

Selengkapnya...

Rencana Strategis