AKTIVATOR DARI ISI USUS RUMEN SAPI

 

AKTIVATOR DARI ISI USUS RUMEN SAPI  *)

Oleh : M Irfan Santoso

 

Sebagaimana telah kita ketahui bersama, bahwa sapi merupakan hewan ruminansia yaitu hewan pemamah biak, pemakan daun hijauan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Di dalam usus rumen sapi terdapat bakteri yang mampu memfermentasi hijauan pakannya untuk diserap oleh tubuh sapi sehingga nutrisinya dapat digunakan untuk tumbuh berkembang, bergerak dan reproduksi. Oleh karena itu, dapatlah dimanfaatkan bakteri tersebut sebagai bahan aktivator guna keperluan pembuatan pupuk kompos/bokashi.

Pada waktu penyembeliahan sapi di RPH (Rumah Pemotongan Hewan) maupun sewaktu Hari Raya Qurban maka dapatlah mengambil isi usus rumen yang terdapat bakteri yang dapat dijadikan sebagai aktivator ini. Adapun cara pengambilannya dengan wadah ember yang telah di persiapkan dengan larutan gula atau tetes tebu, sehingga akan tercampur dengan isi usus rumen sapi tersebut. Fungsi dari larutan tetes tebu tersebut adalah sebagai bahan makanan bakteri isi usus rumen sehingga menambah usia hidupnya sebab setelah pengambilan isi usus rumen sapi ini hanya mampu bertahan 3 jam. Apabila didapatkan isi usus rumen sapi 5 liter maka larutan tetes tebu juga dibutuhkan sebanyak 5 liter. Larutan tetes tebu dapat diganti dengan gula merah atau gula pasir secukupnya. Setelah didapatkan selanjutnya ditutup rapat ember agar menghindari kontaminasi dengan lalat atau hewan lainnya.

 

 

Untuk pembuatan pupuk bokashi dengan menggunakan aktivator ini, bahan-bahan yang di perlukan yaitu ; aktivator 100 ml, tetes tebu/molases 100 ml, air bersih 10 liter, jerami padi 50 kg, daun bambu 50 kg, sekam dibakar 25 kg, kotoran ternak kering  100 kg dan dedak 3 kg.

Pembuatan bokashi sebaiknya jangan dilakukan pada lantai tanah, pada tempat yang bernaung untuk menghindari sinar matahari dan air hujan secara langsung. Adapun proses pembuatan bokashi yaitu mulai dengan mencampurkan bahan-bahan kotoran ternak, jerami padi, sekam dan daun bambu kering. Campurkan larutan aktivator isi usus rumen sapi dengan tetes tebu ke dalam 10 liter air selanjutnya siramkan dengan dedak kemudian campurkan dengan semua bahan tersebut hingga merata. Kondisi air dalam keseluruhan bahan sekitar 40 % dan suhunya 40°C - 60°C. Tumpukan bahan hingga 40 cm dan ditutup dengan plastik terpal. Pembolak-balikan bokashi dapat dilakukan setiap 2 hari sekali dan bokashi ini dapat digunakan setelah 7 hari. Semakin lama proses pembuatan bokashi maka kualitas bokashi yang dihasilkan juga lebih bagus.

Selamat mencoba...

 

 

Oleh : M Irfan Santoso, S.Pt

THL TBPP Kec. Bumijawa

Diolah dari berbagai sumber

 

 

Rencana Strategis