Penyerahan Dana Sharing (Bagi Hasil) Produksi Hasil Hutan Kayu dan non Kayu Tahun 2013 yang diserahkan pada Tahu 2014 oleh Perum Perhutani dalam hal ini, KPH Pekalongan Barat, KPH Balapulang dan KPH Pemalang

 

Kedungbanteng, Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Tegal bekerjasama dengan Perum Perhutanim, Pada Hari Kamis (12 Juni 2014) mengadakan acara “Penyerahan Dana Sharing (Bagi Hasil) Produksi Hasil Hutan Kayu dan non Kayu Tahun 2013 yang diserahkan pada Tahu 2014 oleh Perum Perhutani dalam hal ini, KPH Pekalongan Barat, KPH Balapulang dan KPH Pemalang kepada Kelompok Masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Acara ini dilaksanakan di Lapangan Terbuka di Waduk Cacaban, Kecamatan Kedung Banteng

.

Acara ini dihadiri sekitar 250 orang yang berasal Unsur DPRD, SKPD Lingkup Kabupaten Tegal yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengelolaan Sumberdaya Hutan Bersama Masyarakat (FKPHBM), Perwakilan Perhutani Divreg I Jawa Tengah, KPH Pekalongan Barat, KPH Balapulang dan KPH Pemalang, serta masyarakat yang tergabung dalam LMDH di Kabupaten Tegal.

Penyerahan ini Dana Bagi hasil ini disaksikan oleh Bupati Tegal (Bapak Ki Entus Susmono) diberikan oleh Perum Perhutani Kepada kepada 57 LMDH, dengan jumlah sharing benefit sekitar Rp. 586.281.041,-. Secara rinci sebagai berikut: LMDH KPH Balapulang (15 LMDH, Rp. 396.914.944),  LMDH KPH Pemalang ( 13 LMDH, Rp. 113.746.097), dan LMDH KPH Pekalongan Barat (29 LMDH Rp.   75.620.000).

Dalam Pengarahannya Bapak Bupati menyampai beberapa pesan antara lain:

§Kepada masyakat yang tergabung dalam LMDH, manfaatkan sebaik baiknya dana sharing ini, manfaatkan untuk kepentingan bersama; selain itu tingkatkan partisipasi bapak ibu sekalian dalam pengelolaah hutan yang berada di sekitar wilayah bapak dan ibu,

§Kepada Perum Perhutani Baik KPH Balapulang, Pekalongan Barat dan Pemalang diharapkan dapat memberikan informasi secara rutin kepada kami tentang kegiatan pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) khususnya yang terkait langsung dengan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan hutan,

§Kepada Stakeholder Program PHBM, jalankan terus kegiatan PHBM,  kembangkanlah ide – ide kreatif dalam rangka kolaborasi antara Perum Perhutani dan Masyarakat yg tergabung dalam LMDH.

§Untuk Lahan – Lahan Kritis di wilayah Perum Perhutani atau yang belum ditanami, apabila lokasinya berdekatan dengan masyarakat, hendaknya dikelola lebih intensif lagi dengan masyarakat, sehingga  masyarakat sekitar dapat menerima manfaat secara langsung dari kegiatan tersebut.

Pada acara ini, selain diserahkan dana bagi hasil dari Perum Perhutani, Bupati Tegal juga menyerahkan secara simbolis Sertifikat Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) Kayu yang berasal dari Hutan Rakyat yang dikelurakan oleh Menteri Kehutanan kepada Kelompok Tani Hutan Rakyat. Dengan diberikannya SVLK ini maka memberikan penegasan bahwa Hutan Rakyat di Kabupaten Tegal merupakan salah satu pengelolaan hutan lestari yang dilakukan oleh masyarakat.

Selain itu, pada kesempatan ini juga mengukuhkan Paguyuban Kelompok Tani Budidaya Hasil Hutan Bukan Kayu (Tanaman di Bawah Tegakan Kapulaga), Kabupaten Tegal berdasarkan Hasil Inventarisasi HHBK yang dilaksanakan BPDAS Pemali Jratun (Kementerian Kehutanan) dan Dinas Tanbunhut, telah ditetapkan oleh Menteri Kehutanan menjadi salah satu sentra HHBK Kapulaga di Indonesia

Rencana Strategis