PEPAYA CALIFORNIA

 

Slawi – Pepaya California, varietas pepaya baru yang kini digandrungi para petani karena menjanjikan keuntungan. Pepaya California tumbuh subur bila ditanam di lahan dengan ketinggian antara 300 hingga 500 meter di atas permukaan laut. Pohon pepaya ditanam dengan jarak 2,5 x 2 meter. Sehingga untuk satu hektar lahan dapat ditanam antara 1500 hingga 1800 pohon pepaya.

Yang penting diperhatikan dalam menanam pepaya California adalah pemupukan. Setelah pohon pepaya besar, pemupukan dilakukan setiap tiga bulan sekali. Pohon pepaya California lebih pendek dari pohon pepaya kabanyakan. Paling tinggi mencapai dua meter.

Pohon pepaya California sudah bisa dipanen setelah berumur 7 hingga 9 bulan. Pohonnya dapat berbuah hingga umur empat tahun. Dalam satu bulan bisa dipanen sampai empat kali. Sekali panen, setiap pohon pepaya California dapat menghasilkan 20 hingga 50 buah atau sekitar ± 3 ton.

 

Kelompok Tani Sumber Harapan di Desa Tegalandong, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal selain menanam padi dan palawija juga mulai menanam pepaya jenis California. Pepaya California memiliki prospek yang bagus untuk dikembangkan, dimana permintaan pasar untuk pepaya jenis ini cukup besar.

Hal tersebut disampaikan oleh petani kebun pepaya California, Pak Mu’min selaku ketu kelompok tani Sumber Harapan, Senin (18/10/2010) sore. Dia melanjutkan, banyak keunggulan pepaya California bila dibandingkan dengan pepaya lokal. Diantaranya, pepaya Calofornia tidak berair, lebih kesat dan dagingnya tebal serta rasanya juga lebih manis bila dibandingkan dengan pepaya biasa. Selain itu, pepaya jeni s ini bisa dipanen lebih cepat dibandingkan pepaya varietas lain.

 

Karena keunggulannya tersebut, banyak masyarakat yang menginginkan pepaya California. "Kami telah menanam pepaya ini sejak kurang lebih satu tahun yang lalu. Sudah pernah panen sekali, ketika umur tanaman 7 bulan. Untuk panen berikutnya, pasar sudah menunggu hasil panen kami," tuturnya.

Lahan yang dipergunakan untuk menanam pepaya teresebut, lanjutnya, baru seluas 1,2 hektar. Awalnya, dia mendapat informasi tentang budidaya pepaya California dan prospeknya dari salah seorang petugas Dinas Tanbunhut Kab. Tegal. Akhirnya, melalui proposal yang disampaikan ke Pemda Kab. Tegal, pada tahun 2010 Pak Mu’min melalui Kelompok Tani Sumber Harapan mendapatkan bantuan berupa bibit pepaya California yang dipergunakan sebagai demplot (demonstrasi plot). Selain itu, Kelompok Tani ini juga mendapat bantuan bibit dan pupuk dari pengepul pepaya California di wilayah Kab. Tegal.

Dia menambahkan, pepaya jenis initidak cocok dipasarkan di pasar tradisional, lebih cocok dipasarkan di supermarket. Pasalnya, harga jual pepaya tersebut cukup mahal. Setelah dipanen, pengepul akan datang ke kebun untuk mengembil pepaya. Karena walaupun baru panen, sudah banyak pasar yang memesan. Masih menurut Pak Mu’min, harga pepaya jenis ini per kilonya di tingkat petani sebesar Rp. 2.000,-. Seiiring umur tanaman yang semakin tua, harga buah yang dihasilkan juga semakin meningkat. Untuk tahun kedua dapat mencapai harga Rp. 2.400,-, dan seterusnya sampai mencapai harga jual sebesar Rp. 3.000,-. Berdasarkan hasil survey, diketahui harga jual pepaya California di supermarket lebih dari Rp. 10.000,-.

Namun, jelas Pak Mu’min, dalam menanam pepaya California harus memiliki keuletan dan kesabaran, karena pepaya jenis California tidak tahan hama. Jika kena hama sedikit akibatnya bisa fatal. Hama dan penyakit yang ditemui pada pepaya California terutama bercak daun dan jamur. “Pengendaliannya harus terpadu disertai pemberian kompos yang lebih banyak agar pertumbuhan tanaman lebih bagus,” ujar Pak Mu’min.(usy)

Rencana Strategis