Bimbingan Teknis dan Kelembagaan Hutan Rakyat Sertifikasi

Slawi – Peningkatan kemampuan dan ketrampilan para anggota Asosiasi Pemilik Hutan Rakyat Alas Sebayu Lestari (APHR ASL) terus dilakukan. Hal ini terus dilakukan oleh Bidang Kehutanan Dinas Tanbunhut Kabupaten Tegal, guna mendukung pengelolaan hutan yang lestari. Acara bimtek ini dilaksanakan hari Kamis tanggal 21 Juli 2016 bertempat di kantor Dinas Tanbunhut Kabupaten Tegal. Dihadiri kepala desa dan anggota APHR ASL sebanyak 30 orang.

Selengkapnya...

 Penanaman Perdana Demfarm Bawang Putih

Bojong - Sejak tahun 2015 di Kecamatan Bojong dan Bumijawa penanaman bawang putih mendapatkan hasil yang menggembirakan, dimana awal tahun 2014 hasil dengan varietas Lumbu Hijau sebesar 8 Ton/Ha basah meningkat di tahun 2015 dengan varietas Tawangmangu baru menjadi 22,5 Ton/Ha. Program tersebut masih terus diinisiasi oleh Bank Indonesia, IPB dan Pemerintah Pusat, dan pada tahun 2016 akan dikembangkan seluas 16 Hektar dengan bantuan 9,046 Ton benih Tawangmangu Baru dari benih sendiri.

Selengkapnya...

 

SOSIALISASI PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN BIDANG PENATA USAHAAN HASIL HUTAN TAHUN 2015

 KEGIATAN PENGAWASAN DAN PEMBINAAN INDUSTRI PRIMER HASIL HUTAN KAYU

 TAHUN ANGGARAN 2016

 

 

 LEBAKSIU – Rabu, 4 Mei 2016 bertempat di Ruang Pertemuan Tanaman Teknologi Pertanian (Agro Techno Park) Jl. Lebaksiu-Balapuang, Durensawit Desa Kesuben Kecamatan Lebaksiu baru baru ini telah diadakan sosialisasi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Penata Usahaan Hasil Hutan Tahun 2015.

Selengkapnya...

 

PELATIHAN TEKNOLOGI BUDIDAYA

PENGEMBANGAN KLUSTER BAWANG PUTIH

 

 

 

GUCI – Bawang putih merupakan komoditas yang menyumbang nilai inflasi di Indonesia, untuk menekan inflasi di Indonesia, Bank Indonesia merasa perlu ikut serta dalam penstabilan harga bawang putih melalui pengembangan kluster bawang putih.

Selengkapnya...

PELATIHAN PENGAWETAN BAMBU

Cempaka – Bambu  merupakan hasil hutan bukan kayu unggulan Kabupaten Tegal selain tanaman kapulaga. Bambu merupakan “emas hijau” yang bisa menggantikan kayu, mengingat ketersediaan kayu semakin sedikit dan harga semakin tinggi. Bambu memiliki beberapa keistimewaan diantaranya umur 3 tahun sudah bisa dipanen, dan rumpun tidak langsung habis saat dipanen, bambu bisa tumbuh lebih cepat. Sedangkan kayu sekali tebang akan menunggu lama lagi hingga bibit menjadi tanaman kayu hingga minimal 5 tahun agar bisa dipanen itupun untuk kayu dengan pertumbuhan cepat. Meski demikian bambu dengan pertumbuhan yang sangat cepat memiliki kelemahan. Kelemahan bambu adalah tidak bisa bertahan lama apabila sudah terkena serngan kumbang bubuk. Untuk mengatasi masalah tersebut telah ditemukan metoda pengawetan bambu, sehingga bambu setelah diawetkan bisa tahan hingga 30 - 40 tahun.

Selengkapnya...

Rencana Strategis