Daun tembakau kering

 

10.

Nama Kelompok Usaha

:

Kelompok Tani Maju Makmur

 

Produk yang dihasilkan

:

Daun tembakau kering

 

Nama kontak person

:

Warto

 

Alamat

:

Desa Kedawung. Kecamatan Bojong

 

No. HP

:

087830004701

 

Awal  mulanya petani tembakau di Bojong menanam tembakau jenis mbako jawa (tembakau rakyat) dengan karakteristik daun panjang, tidak lebar (kulitas rendah). Kemudian masuklah bibit tembakau jenis Kemploko dari Temanggung, dengan karakteristik daun hanya beberapa lembar dalam satu pohon namun lebar-lebar. Mulailah petani menanam jenis ini dan terjadilah pencampuran varietas. Sampai saat ini tembakau yang ditanam di Kecamatan Bojong ini memang bermacam-macam varietasnya, ada Paijo, Genjah, Kemloko, dll, tergantung tembakau daun basah yang dihasilkan akan dipasarkan ke pabrik rokok apa. Gudang Garam membutuhkan daun yang tebal tidak panjang, rasanya berat/mangkel. Untuk Bentul dan Djarum membutuhkan daun yang tipis, rasanya ringan.

Selengkapnya...

Daun Teh Kering

 

9.

Nama Kelompok Usaha

:

Kelompok Tani Dana Karsih

 

Produk yang dihasilkan

:

Daun teh kering

 

Nama kontak person

:

Fahruri

 

Alamat

:

Desa Begawat

Kecamatan Bumijawa

 

No. HP

:

081394353335

 

Tanaman teh di ladang petani di Desa Begawat tumbuh subur tersebar tak beraturan diantara tanaman sayuran dan tidak diperlakukan secara khusus seperti di perkebunan teh umumnya. Padahal tanaman teh tersebut masih produktif dan menjadi salah satu tanaman yang memberikan nilai ekonomi bagi petaninya selain untuk dikonsumsi sendiri. Maka tak mengherankan bila berkunjung ke daerah ini akan dijumpai hidangan teh segar dengan aroma klasik dan natural yang dibuat oleh tangan-tangan polos petani tradisional.

Selengkapnya...

Melati kuncup segar dan melati roncean

 

8.

Nama Kelompok Usaha

:

Kelompok Tani Melati Jaya

 

Produk yang dihasilkan

:

Melati kuncup segar dan melati roncean

 

Nama kontak person

:

Sutoyo

 

Alamat

:

Desa Kedungkelor Rt.02/04

Kecamatan Warureja

 

No. HP

:

0818 8578 11

 

Sebagai salah satu sentra produksi melati di Jawa Tengah, Kabupaten Tegal, memiliki tiga kecamatan penghasil melati, yaitu Kramat, Suradadi, dan Warureja. Dari tiga kecamatan di wilayah pesisir Pantai Utara itu, total luas lahan melati mencapai 371,3 hektar. Menurut data di Dinas Tanbunhut Kabupaten Tegal, produksi melati di Tegal pada 2013 mencapai 9.451 ton  dengan luas lahan panen mencapai 371,3 hektar.

Pemanfaatan bunga melati awalnya terbatas untuk campuran pembuatan teh dan perlengkapan pada acara resepsi pernikahan (ronce). Namun beberapa tahun belakangan ini, bunga melati merupakan salah satu komoditi ekspor dalam bentuk segar dengan negara tujuan Singapura, Malaysia, dan Thailand. Kondisi inilah yang membuat secercah harapan bagi petani melati. Harga melati semula sekitar Rp.4.000,- /kg menjadi di atas Rp.20.000/kg, bahkan pada saat musim resepsi pernikahan harga bisa mencapai di atas Rp.100.000,-/kg. Sampai saat ini di Kabupaten Tegal baru terdapat satu perusahaan eksportir bunga melati yakni PT Alamanda Sejati Utama dengan volume ekspor berkisar 3 ton per hari.

Selengkapnya...

Buah Naga

 

6.

Nama Kelompok Usaha

:

Kelompok Tani Harapan Makmur

 

Produk yang dihasilkan

:

Buah naga

 

Nama kontak person

:

Bambang

 

Alamat

:

Desa Kabunan

Kecamatan Dukuhwaru

 

No. HP

:

081542126324

 

7.

Nama Kelompok Usaha

:

Kelompok Tani Sido Makmur

 

Produk yang dihasilkan

:

Buah naga

 

Nama kontak person

:

Sukamto

 

Alamat

:

Desa Prupuk Utara

Kecamatan Margasari

 

No. HP

:

085870121105

 

Perkembangan budidaya tanaman buah naga di Kabupaten Tegal mengalami kemajuan cukup bagus. Petani mulai melirik budidaya tanaman ini. Selain pemasaran cukup menjanjikan, juga buahnya manis dan manfaat kandungan gizi dari buah naga ini cukup tinggi.

 

Bambang adalah satu dari beberapa petani buah naga di Kabupaten Tegal, yang terus meneguk untung dari buah yang mirip sisik naga ini. Usaha buah naga di Kabupaten Tegal berawal dari adanya bantuan Pengembangan buah naga dari Dana APBN pada tahun 2012, yang ditanam pada bulan Juli seluas 19 ha yang tersebar di beberapa kecamatan. Setelah 15 bulan, buah naga dapat dipanen. Panen perdana pada November 2013. Panen buah naga dimulai awal November hingga Mei tahun depan. Dan panen raya dimulai bulan Januari hingga Maret.

Selengkapnya...

Petani Mangga

 

 

5.

Nama Kelompok Usaha

:

Gapoktan Luwes

 

Produk yang dihasilkan

:

Mangga

 

Nama kontak person

:

Taruno

 

Alamat

:

Desa Kedungkelor

Kecamatan Warureja

 

No. HP

:

08170643605

 

Pada mulanya, Taruno sama seperti sebagian besar petani lainnya di Kecamatan Warureja, berusaha tani padi dan palawija (jagung). Sejak Kabupaten Pemalang mulai terkenal dengan komoditi mangganya, Warureja sebagai kecamatan yang dekat dengan Pemalang, petaninya juga mulai melirik untuk berusaha tani mangga, termasuk Taruno.

Usaha tani mangga dianggap menguntungkan dibandingkan usaha tani sebelumnya, meski usaha padi dan jagungnya juga masih berjalan. Dengan analisa 1 ha tanaman mangga dengan jarak tanam 4 x 6 m, diperlukan biaya kurang lebih 15 juta untuk biaya pembelian bibit seharga (Rp. 5.000,- per bibit), biaya pengolahan tanah, biaya penanaman, biaya pemeliharaan (penyiangan, pemupukan, penyiraman, pemangkasan dan pemberantasan HPT) dan biaya pemanenan. Biaya-biaya tersebut dikeluarkan selama 3 tahun proses pertumbuhan mangga sampai dengan menghasilkan/berproduksi. Keuntungan mulai diperoleh sebesar Rp. 250.000,- di tahun ke-4, hingga mencapai Rp. 39.500.000,- di tahun ke-12, dengan asumsi harga mangga sebesar Rp. 6.000,- per kilo.

Selengkapnya...

Rencana Strategis